PRODUCT of YOUM SHOP

gallery
SKIN79 Hotpink BB cream spf
gallery
[IMPORT BAG] Limited Stock
gallery
[SHOES] Tweenie
gallery
[Etude House] BB Cream Precious Mineral Bright Fit + Nymph Aura Volumer Set
gallery
[Handmade Shoes] Chanel Prestige
Showing posts with label Curhat. Show all posts
Showing posts with label Curhat. Show all posts

Monday, March 4, 2013

TRAGEDI PEMFITNAHAN



Kalian tau Youm Shop?  

Youm Shop adalah sebuah Online Shop yang saya bentuk pada tahun 2012. Terbentuk dari sebuah kerja keras, bukan kebentuk gitu aja ya, dimulai dari NOL. Berusaha sendiri bukan nebeng orang :D
 
Tanggal 3 Maret 2013, hape saya lowbat sedari siang. Malemnya baru aktif, dan tetapi ada belasan orang yang invite atau bahkan lebih dan saya accept tuh semuanya. Ada sedikit keanehan sih karena saya jarang promosiin pin saya, tetiba langsung banyak banget yang invite – sekaligus. Kebetulan pula minggu-minggu ini saya sedang kelelahan menghadapi tugas dan berbagai aktivitas jadi saya memutuskan untuk stop jualan dulu untuk sementara.  Ada 2 orang, yang baru saja menginvite saya membuka obrolan. Intinya mereka mau beli barang, lah saya kan juga selektif pilih customer. Takut aja ada iblis yang menjelma jadi customer. Hih! Jadi saya tanyain dulu tau info toko ini darimana? Dia jawab dari hape temen liat pinnya. Eh, tunggu bentar deh.. kan saya akhir-akhir ini gak pernah masang foto barang yang dijual. Okelah, dia nanya lagi, jual barang apa aja? Yaela kalo dia emang smart buyyer udah tau kali saya jualan apa sebelum dia mau beli barang ke saya. HADUHHH!!!!

Dan saat saya smsan (karena abis batre) dengan pacar saya, dia kasih tau kabar buruk kalo ternyata dia dapet BROADCAST yang isinya mencemarkan nama baik shop saya, mungkin terlalu berlebihan ah kalo mencemarkan. Saya juga sadar OS saya masih OS kecil-kecilan, singkatnya menjelek-jelekan dan pake FITNAH pula.

Ini isi BROADCASTNYA:


Alhamdulillah ya teman-teman tau siapa saya, customer saya juga merasa OS saya tidak seperti yang dibilang si pemfitnah. Dukungan justru banyak masuk dari mereka. Terimakasih!

Saya udah tau pelakunya.. Biar Allah yang bales, semoga dia dibukakan pintu rahmat dan hidayah agar dapat sadar apa yang dia lakukan adalah perbuatan yang sebenarnya MEMPERMALUKAN DIRINYA SENDIRI. Lelaki seperti itu? Lelaki lemah dibubuhi pecundang.. Antara sakit hati, dendam dan bisikan setan semuanya mengaduk dipikirannya. Kasihan ya!

Ini beberarapa orang tak dikenal yang meng-invite saya:


"Wah saya jarang promosi pin saya tapi kok banyak yang invite? Mau nge-bully kali ya karena kena hasutan si pemfitnah"













Kemudian ini tanggapan dari orang-orang yang mengenal saya:


"Orang yang selalu CARE setiap saya ada masalah, padahal pada kenyataanya kami tidak terlalu dekat di kampus, kalo cerita juga biasanya cerita tentang kuliah atau humor-humoran"













"Ini yang bikin saya ngakak, ini pernyataan yang blak-blakan. Padahal saya nggak kenal, dia cuma sering nanya-nanya barang dan udah lama ada di contact saya. 
Thank's sis :)"


















"Belum pernah ketemu sama ini orang tapi kenalnya sih udah lama. Walopun dia rada nyebelin tapi CARE banget aseeeliii."















"Ini customer COD (Cash On Delivery), dia jujur, baik dan juga ramah"















"Ini juga temen yang selalu CARE, asik dan baik orangnya"





"Temen SMA, baik banget, pendiem, pinter! Hatinya itu loh.. baik bangeeett"

Wednesday, February 27, 2013

Sahabatmu Yang Usang










*Aku ingin bercerita tetapi rasanya itu terlalu lama. Butuh banyak waktu untuk merangkai kata demi kata untuk sekelumit kenangan kita 8 tahun silam hingga kini.. But, your best.. loves you! SORRY.. This is poem for you :')

Rasanya rindu hanya bualan
Selipkan perhatian kala lara mengelana
Kau tetap disana berjalan
Menemukan kawan yang lebih merona
Sementara aku tetap usang, kau pun terheran
Menyandra diri.. berjalan sendiri


Aku tak butuh dua, cukup satu yang menggenapi
Sahabat lebih berarti dari arti mimpi
Karena ia sebuah realita di masa lalu hingga kini ku menjadi..
Aku tak akan berhenti,
Tak pula membiarkanmu berlari
Biarkan kita tetap melangkah, menikmati hari bersama kembali
Inginkah kau melihatku dan menepi??
Merasakan rasa sayang yang tiada terperi
Kehilangan.. kali ini ku tak ingin mencari
Tetap sama, satu lebih berarti sementara dua yang terbagi

9:28 PM
2/27/2013
For my beautiful bestfriend
RARA ARIESTA

Friday, December 21, 2012

Menyibak Kasih Ibu



Pernahkah kalian berfikir dan ingin memberikan sesuatu yang sangat istimewa baik dari segi apapun kepada ibumu? Saya tau semua orang tentunya ingin, tetapi tampaknya sesuatu yang istimewa itu lebih banyak kalian berikan kepada pacar. Kalian rela mengumpulkan uang dari bulan-bulan sebelumnya demi terbelinya target barang yang sudah ada dibenak kalian. Mengecewakan! Pacaran itu hanya sementara, sekarang saatnya kita berfikir jernih mana yang jauh lebih berharga, yang selalu ada untuk kita.

Jauh sebelum kita lahir ke dunia ini, ibu tidak pernah menyangka akan mendapati anak yang setengil kita. Saat ibu mengandung, ia bahkan rela menopang berat tubuhnya menjadi 2x lipat. Ketika ingin berbaringpun ia tetap menjaga kita, ia mengatur posisi terlentang agar kita yang berada didalam perutnya tetap aman. Dari kecil ibu terus memperhatikan kita dengan kasih sayangnya yang penuh - perhatian yang sangat edukatif. Baik atau buruknya kita, ibu selalu menerima. Ibu selalu penuh tawa, tegar dan bijaksana, terkadang ibu pun akan berubah menjadi begitu cerewet lebih dari yang biasanya.

Begitulah saat saya kecil hingga saat ini, hanya ibulah yang selalu ada disaat pagi datang. Bahkan saya lebih sering tidur dengan ibu, menatap wajahnya, mendengar senyap suara dengkuran kelelahannya, saya ingin tetap bersama ibu sampai kapanpun. Harta yang paling utama adalah ibu. Disaat saya tak punya uang, tinggal merengek pada ibu (pada akhirnya tidak dapat uang sepeserpun, yang di dapat hanya torehan matanya yang tajam).

Tak terasa kini saya sudah berumur, umur yang bukan lagi belia bagi saya. Diumur saya yang sebegini saya harus memikirkan prospect hidup saya. Ada tujuan besar yang cukup berat dalam hidup saya, yaitu membuat ibu bahagia dan bangga akan saya. Kata-katanya sederhana memang, realisasinya yang masih dipertanyakan. Pertama-tama, saya ingin cepat lulus kuliah agar tidak membebani ibu. Kedua, saya ingin cepat pula mendapatkan pekerjaan lalu membelikan semua kebutuhan ibu termasuk ibadahnya ke tanah suci. Ketiga dan selanjutnya itu biar saya yang rahasiakan.

Saya hanya dapat berucap, saya sangat membutuhkan ibu. Tanpa ibu saya tak lebih dari seorang gelandangan yang tidak bisa apa-apa. Ibu rela membagi separuh nyawanya untuk kita, lalu kita bisa apa? Kita bisa berjuang dari sekarang untuk membahagiakannya, buatlah ibu tersenyum.



-untuk Ibu, atas pengertiannya yang tak pernah padam-
Selamat ulang tahun Ibu!
 

Saturday, December 15, 2012

My First LDR



“Selamat ulang tahun, kadonya nyusul ya. Kadonya tar aku anterin kesana sama akunya” Ucapnya serius. Selang beberapa hari, di awal bulan Maret ia datang menemuiku bersama kedua orangtuanya. Kaget bukan? Aku bengong dan berbicara pada ibu bahwa pacarku akan kesini bersama kedua orang tuanya. Ibu pun ikut bingung dan menyuruhku untuk menjemputnya segera di bandara, ditemani supir.
Aku menyambut kedatangannya dengan rasa senang, terkenang betapa aku rela menunggu waktu demi waktu untuk bisa bertemu dengannya. Tuhan terimakasih atas kado yang indah ini, kado yang lebih dari cukup. Aku duduk disamping mamah, ibu pacarku. Dia tersentak melihat aku, aku pun tak tahu apakah dia menyukaiku pada saat itu? “Ih si eneng, tinggi ya.. cantik. Masih sekolah? Kirain udah kuliah.” Mamah tampak mengintogerasiku.
Pertama, tujuan utama kami adalah rumah. Disana ibu sudah menyiapkan makanan yang banyak, tak luput dari makanan khas Palembang, pempek. Disana dia memberiku kado lagi, isinya baju bewarna merah, cd kompilasi lagu-lagu band indie juga barat dan baju kaos couple. Dia memang selalu memberikan kado kecil kepadaku, sekalipun aku tidak sedang ulang tahun. Mulai dari gambar tempel yang diiringi surat serta puisi, hingga lagu hasil aransemennya sendiri. Dibalik sikapnya yang posesif, dia memang selalu memanjakanku.
Kedua, kami bertujuan ke Jembatan Ampera. Kami menelusuri pasar 16 untuk menemui teman mamah yang berjualan disitu lalu memilih barang-barang yang ternyata mahal, jauh banget dengan harga di Bandung. Kami berdua berjalan dan sesekali berfoto dan merekam acara indah ini. Setelah lelah mengitari pasar kami pun mencicipi masakan khas dikota ini, pindang patin.
Siangnya kami kembali ke rumah untuk shalat dzuhur dan berbicara kecil. Aku tak tahu sedang membicarakan apa antara ibu dan papah, mamahnya. Aku hanya disibukan dengan tawa disela pembicaraan kami berdua. Oh ya, aku membuka kado dari seorang teman yang menyukaiku didepannya. Isi kado tersebut sandal rumah sapi dan pas foto kecil, lucu. Dia agak sedikit cemburu tapi apalah daya dia hanya mengingatkanku untuk terus menjaga hati.
Tak terasa, sebentar lagi sore tiba. Kepulangannya pukul 17.00 hari ini, padahal dia baru saja datang pukul 08.30 pagi tadi. Sedih kan ya. Mau bagaimana lagi, walaupun hanya sebentar tapi itu sangat berarti buatku. Lalu aku mengatarkan mereka ke bandara, berat sekali rasanya harus berpisah.
Sayang sekali hubungan kami pun kandas, semuanya mutlak salahku. Aku yang saat itu masih labil dan ingin kebebasan, lebih memilih meninggalkan dia dengan segala ketulusan yang ia berikan. Hampir setahun, namun tak genap setahun. Kini ia sudah memiliki kekasih dan yang aku tahu mereka berencana untuk segera menikah. Aku bahagia sekarang dia menemukan orang yang tepat.

---------------------------------------------------------------------------------------------------------
Cerita ini dibuat sekitar bulan Oktober 2012